malala

Danau Maninjau

Sebuah kutipan dari Bung Karno: “Jangan bilang pernah ke Ranah Minang, kalau belum berkunjung ke Danau Maninjau”. Danau Maninjau, berada di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Danau yang tercipta dari proses vulkanik dari letusan Gunung Sitinjau ini sangat patut dikunjungi dengan berbagai alasan. Danau Maninjau dengan anggunnya bersanding dengan pegunungan yang masih asri, sawah hijau membentang, rumah-rumah penduduk yang masih didominasi kayu untuk berlindung dari cuaca yang dingin dan surau-surau tua menambah kesan kearifan lokal yang masih terpelihara dengan baik.

Untuk meraih keindahan Danau Maninjau, ada dua opsi jalur yang dapat dilalui. Pertama, dari arah barat, yaitu dari Kota Padang melewati Kota Pariaman menuju Lubuk Basung, yang memakan waktu sekitar 2 jam perjalanan. Kedua, dari arah timur, yaitu dari Kota Padang melewati Kota Bukittinggi, kemudian dilanjutkan ke danau Maninjau melalui lintasan Kelok 44 yang melegenda, dalam waktu perjalanan yang ditempuh kurang lebih 3 jam. Selama menyusuri jalan aspal yang berliku, dari kejauhan akan tampak pemandangan Danau Maninjau yang memukau serta pegunungan hijau dan tebing-tebing mempesona yang akan menyergap mata. Inilah "bonus" menarik yang akan Anda dapat dari rangkaian perjalanan yang sedikit melelahkan itu. Jika cuaca cerah, cahaya matahari menembus ketebalan awan dan memantulkan sinarnya di Danau Maninjau yang membuat danau berkilauan.

Anda dapat menikmati suguhan surga dunia ini dengan berbagai cara. Puaskan hasrat petualang Anda dengan cara hiking dan tracking melewati jalan berbatu yang tertutup semak belukar atau dengan terbang tinggi diatas Danau Maninjau yang dapat Anda lakukan dengan cara paralayang dari atas Puncak Lawang. Anda yang menyukai jalan-jalan santai, juga dapat bersepeda keliling danau, berenang, memancing, dan bersampan ke tengah danau, mencicipi palai (pepes), rakik (peyek) dan pergedel rinuak (teri khas Maninjau), serta goreng bada dan pensi (kerang) di tepi danau. Di sekitar Danau Maninjau, terdapat banyak penginapan yang langsung menghadap ke danau, jika Anda ingin menyaksikan pesona Danau Maninjau yang tidak ada habisnya siang dan malam.

Article written by: Arinaldo Habib Pratama | 2014