malala

Tips Asik Nonton Festival Tabuik

Perkaya wawasan budaya nusantara Anda dan jadi bagian dari pelestariannya dengan meramaikan Festival Tabuik di Pariaman! Jika ini adalah pertama kali Anda akan menyaksikan Festival Tabuik, simak tips berikut agar pengalaman Festival Tabuik Anda layak menjadi momen berkesan dan tak terlupakan.

Apa itu Festival Tabuik?

Festival Tabuik, merupakan salah satu festival budaya akbar di Sumatra Barat yang wajib dimasukkan ke dalam kalender wisata Anda. Festival Tabuik adalah upacara adat ritual yang diadakan setahun sekali di Kota Pariaman yang diperingati setiap tanggal 1-10 Muharam untuk mengenang kisah kepahlawanan dan kematian cucu Nabi Muhammad SAW yaitu Sayyidina Hassan bin Ali yang wafat diracun serta Sayyidina Husein bin Ali yang gugur dalam peperangan dengan pasukan Ubaidillah bin Zaid di Perang Karbala, Irak pada 10 Muharam 61 Hijrah (681 Masehi).

Festival tabuik identik dengan ritual mengarak dan membuang sejenis keranda yang terbuat dari bambu dan kayu dengan bentuk menyerupai binatang, berbadan seperti kuda dan berkepala menyerupai Buraq serta memiliki sayap, yaitu Tabuik Pasa dan Tabuik Subarang. Arak-arakan ini akan berakhir saat matahari terbenam, untuk selanjutnya dibuang ke laut. Konon katanya, pembuangan ini dilakukan sebagai ritual untuk membuang sial.

Seperti apa prosesinya?


Prosesi Puncak Festival Tabuik (from left-to-right):
Tabuik Naiak Pangkek | Mahoyak Tabuik | Mambuang Tabuik

Prosesi Festival Tabuik dapat dikatakan cukup panjang. Mulai dari prosesi pengambilan tanah, penebangan batang pisang, pembuatan kerangka tabuik dan prosesi-prosesi lainnya yang bisa berlangsung selama berhari-hari. Seiring dengan berkembangnya zaman dan meningkatnya animo wisatawan untuk menyaksikan Festival Tabuik, prosesi ini bisa berlangsung lebih dari 10 hari, disesuaikan dengan akhir minggu yang bertepatan dengan hari libur. Apabila Anda tidak sempat menyaksikan seluruh prosesinya, maka Anda cukup menyaksikan acara puncak yang berada di hari terakhir, yaitu "Tabuik Naiak Pangkek", "Mahoyak Tabuik" dan "Mambuang Tabuik".

Setelah kedua bagian tabuik berhasil disambungkan (Naiak Pangkek), tabuik selanjutnya akan dipertemukan, kemudian dihoyak untuk melihat tabuik mana yang paling kuat. Prosesi ini diibaratkan layaknya Perang Karbala. Disini, puluhan ribu orang akan memadati venue. Anda dapat merasakan betapa menggeloranya semangat warga, saling menyemangati agar tabuik juaranya dapat tetap bertahan. Sebagai penutup, menjelang matahari terbenam Tabuik akan diarak menuju Pantai Gandoriah untuk dipertemukan kembali dan dibuang ke laut. Lautan manusia akan memadati Pantai Gadoriah dan ikut serta mengiringi pelepasan tabuik.


Tips asik menonton Festival Tabuik

Meskipun menonton Festival Tabuik adalah hal yang mengasyikkan, namun dapat menjadi bencana jika Anda tidak mempersiapkan diri sebelum berangkat. Mengingat Festival Tabuik akan berlangsung seharian, dalam kondisi outdoor, dan sesak dengan lautan manusia. Tapi tidak perlu khawatir! Sebagai The Traveler's Best Friend, Malala Tours akan berbagi tips yang dapat membantu Anda menikmati Festival Tabuik jika tahun ini adalah pengalaman festival pertama Anda:

1. Isi perut sebelum berangkat
Mengikuti prosesi Festival Tabuik membutuhkan banyak tenaga karena festival ini akan membuat Anda berjalan mengikuti Tabuik yang diarak dan bahkan berlari seharian! Tentu Anda tidak ingin ketinggalan momen berarti karena tidak kuat berjalan bukan? Apabila di tengah acara Anda merasa lapar atau haus, jangan segan untuk menanyakan harga terlebih dulu karena besar kemungkinan ada oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang menaikkan harga makanan atau minuman dengan tidak sewajarnya. 


2. Gunakan pakaian yang nyaman dan menyerap keringat berhubung festival bakal berlangsung seharian dan dalam kondisi outdoor.

3. Gunakan sepatu yang nyaman dipakai
Anda tidak sedang berjalan-jalan di mall atau nongkrong di kafe. Jadi hindari menggunakan sepatu pantofel, berhak tinggi atau sendal agar Anda tidak tersandung dan kaki tidak terinjak. Penggunaan sepatu yang nyaman akan menghindari kemungkinan kaki yang lecet karena harus berjalan seharian dan akan mempermudah Anda jika harus berlari.

4. Bawa tas berukuran kecil agar Anda bisa lebih leluasa bergerak tanpa harus ribet menenteng barang bawaan.

5. Bawa barang seadanya
Anda tidak mau bukan ada penguntit yang berniat jahat karena barang bawaan Anda mencolok? Jangan lupa waspada terhadap barang bawaan sendiri juga ya.

6. Tips khusus untuk wanita
Jika Anda bukan wanita yang punya sabuk hitam taekwondo, usahakan membawa keluarga atau teman pria yang bisa menjaga Anda. Nah, ini penting banget buat menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Festival yang crowded banget dan berdesakan pastinya bikin was-was kaum wanita. So, Girls... Tetap utamakan keselamatan diri kalian!

7. Yang paling penting, jangan sampai lupa bawa kamera buat mengabadikan momen spesial ini
Untuk di upload di media sosial biar semua orang tau kalau Indonesia itu kaya budaya, dan jangan lupa tag fotonya ke akun Instagram: @malalatours dengan hashtag #MalalaTours dan #Minangkabrocheeky


Photo Courtesy:
© Malala Tours Trip

Article written by: Reskhi Wyasta Trinanda | 2016